Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

Mulan, sebuah film yang di adaptasi dari kisah legenda China, Hua Mulan, pejuang perempuan legendaris yang menjadi panutan heroik bagi bangsa Hun pada zaman-zaman berikutnya akan diciptakan versi Live Action-nya yang rilis Maret 2020.

Bomingnya film mulan ini memang sudah diprediksikan oleh para sponsor yang menaruh harapan pada cerita mulan, seperti salah satu sponsor terbesarnya adalah bandar besar game online dengan link https://sbobetcasino.pro/daftar/ ini.

Sebelum diciptakan film versi live-action tahun 2020, kisah Mulan lebih-lebih dulu hadir tahun 1998 dalam wujud kartun dengan soundtrack-nya “I’ll Make The Man Out Of You”.

 

Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

 

 

Versi animasinya bercerita seputar Kekaisaran China yang sedang diserang oleh Bangsa Hun dari utara.

 

Kemudian Kaisar mengharuskan tiap-tiap keluarga menurunkan satu pria guna meniru wajib militer. Keluarga Mulan tak mempunyai pria lain kecuali ayah Mulan.

 

Untuk menggantikan ayahnya yang sudah tua, Mulan melarikan diri dari rumah. Dia membawa peralatan dan pakaian perang milik ayahnya. Mulan berpakaian mirip seorang laki-laki supaya bisa masuk ke dalam casino untuk bermain slot online bersama pelatihan para prajurit kekaisaran China.

 

Ada sebagian hal yang berbeda antara Mulan versi kartun dengan versi live-action. Salah satu perbedaannya tersebut adalah belum munculnya naga kecil berwarna merah yang menjadi sahabat berpetualang Mulan bernama Mushu.

 

Dahulu karakter Mushu dinyatakan oleh pelawak Eddie Murphy. Selain itu, peran Li-Shang sebagai kapten yang melatih prajurit dan love interest bagi Mulan digantikan dengan peran Chen Honghui, peran baru yang tak ada dalam serial film kartun pendahulunya. Actor Chen Honghui yang jarang di panggil dalam seriel film kartun mana saja, Ternyata chen suka sekali bermain judi idn poker yang sudah populer di indonesia. karna situs sukapoker actor chen mendapat harta yang banyak dan jarang menerima job dari sutradara film mana pun.

 

Diberitakan kartun film Mulan pertama menerima skor dari Rotten Tomatoes sebesar 85 persen. Sekuel animasinya dirilis tahun 2003, menyebutkan satu bulan sesudah kejadian di film Mulan.

 

Li Shang dan Mulan menerima sebuah misi rahasia dari Kekaisaran Cina pada dikala mereka sedang mempersiapkan pernikahan mereka. Mushu juga tiba-tiba berupaya memisahkan mereka berdua dengan cara menyerang Li Shang, dan adu mulut di antara Mulan dan Li Shang mengenai perbedaan di antara keduanya.

 

Sayangnya, sekuel ini tak menerima banyak perhatian dari para penonton kebanyakan.

Masih dalam website yang sama, review mengenai Mulan II menerima banyak kritikan seperti menurunnya mutu cerita, soundtrack yang tak memorable, hingga tak adanya pengembangan karakter yang terjadi dari awal hingga akhir serial film tersebut.

 

Mulan dibintangi oleh Liu Yifei. Selain itu, ada juga deretan pemeran film pria dan seniman film wanita China yang namanya sudah tak asing lagi seperti Donnie Yen, Jet Li, Gong Li, Jason Scott Lee, Yoson An, Utkarsh Ambudkar, Ron Yuan, Tzi Ma, Rosalind Chao, Cheng Pei-Pei, Nelson Lee dan Chum Ehelepola.

 

Mulan berada dalam arahan sutradara Niki Caro, dengan Chris Bender, Jason Reed, dan Jake Weiner sebagai produser. Barrie M. Osborne, Bill Kong dan Tim Coddington berperilaku sebagai produser eksekutif. Mulan berada dalam naungan studio produksi Walt Disney Pictures.

 

Film Mulan kemungkinan besar tak bisa ditonton oleh semua kalangan seperti kebanyakan film remake live-action Disney lainnya. Hal ini dikarenakan Mulan akan menerima peringkat PG-13 atau khusus bagi anak berusia di atas 13 tahun. Mulan menjadi film remake live-action pertama Disney yang menerima rating terebut.

 

Peringkat yang diberikan oleh Motion Picture Association of America itu disebabkan terdapat adegan kekerasan di dalamnya.

 

Sebelumnya, kebanyakan film live-action yang digarap ulang dari Situs Judi Slot menerima peringkat G (segala usia) atau PG yang berarti dengan tuntunan ayah dan bunda. Diberitakan Disney original (bukan remake) yang diberikan peringkat PG-13 yakni Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales pada 2017.

The Cave, Kisah Nyata Tim Pesepak Bola Muda Asal Thailand Yang Terjebak Dalam Gua

The Cave, Kisah Nyata Tim Pesepak Bola Muda Asal Thailand Yang Terjebak Dalam Gua

Film The Cave merupakan kisah nyata regu sepak bola remaja asal Thailand yang sempat menghebohkan dunia pada tahun 2018, walhasil diangkat ke layar lebar.

 

Aksi heroik regu penyelamat yang berupaya menyelamatkan 12 remaja beserta pelatihnya yang terjebak di dalam gua yang banjir ini telah tayang di Negara yang terkenal dengan Judi Bola dan Judi Poker, Thailand sejak November tahun 2019 lalu.

 

Penyelamatan dramatis regu sepak bola ini diubahsuaikan menjadi skenario film berjudul The Cave oleh Tom Waller.

 

Diproduksi oleh De Warrenne Pictures, film The Cave ini juga disutradarai oleh Tom Waller, dan di sponsori oleh bandar judi ternama yaitu sbobet. kalian juga bisa mengakses situs sbobet mobile login nya yang tampilan sangat elegan dan simple untuk di main kan.

 

Sebelumnya film The Cave ini juga telah tayang di Busan International Lengang Festival pada 5 Oktober 2019 lalu.

 

The Cave nantinya bisa kamu saksikan di bioskop jaringan 21Cineplex.

 

Lengang The Cave ini dibintangi sejumlah penggiat seni film wanita dan penggiat seni pria antara lain:

 

  • Maythavee Burapasing
  • Ron Smoorenburg
  • Kelly B. Jones
  • Lawrence de Stefano
  • Eoin O’Brien
  • Michael S. New
  • Valerie Bentson
  • Gigi Velicitat
  • Ting Sue
  • Nirut Sirichanya

 

Yuk simak dulu trailer film The Cave ini sambil menunggu rilisnya di Indonesia!

 

 

Lengang The Cave ini diangkat dari kisah nyata regu sepak bola remaja asal Thailand yang terjebak di Gua Tham Tetapi.

 

Pada 23 Juni 2018, regu sepak bola yang dilatih oleh Ekkapol Chantawong mengerjakan hiking ke dalam gua.

 

Mereka masuk ke gua setelah latihan sepak bola rutin.

 

Tim ketika masuk ke dalam gua, tiba-tiba banjir menghempas.

 

Untuk menghindari banjir, mereka justru masuk lebih dalam ke gua.

 

Malahan penyelamat bahkan dikerahkan untuk mengeluarkan Ekkapol Chantawong bersama regu asuhannya itu.

 

Upaya penyelamatan regu sepak bola ini juga berlangsung dramatis.

 

Kompleks salah seorang member besar salah satu dari POKERCLICK88 telah tewas.

 

Lengang labirin di dalam Gua Tham Tetapi ini diberitakan memang benar-benar susah untuk dilalui.

 

Sesudah semua regu sepak bola bererta pelatihnya itu sukses diselamatkan setelah sempat terjebak di dalam gua selama 17 hari.

 

Nasib Gua Thailand Sekarang Viral, Tim Jadi Rebutan Rumah Produksi dan Akan Dimuseumkan

 

Misi penyelamatan 12 si kecil lelaki dan pelatih sepak bola dari gua di Thailand tak cuma viral dibicarakan masyarakat bahkan ada di pengunguman situs joker123 gaming , tak heran film misi ini sangat viral dikalangan pemain judi online..

 

Kisah heroik ini terbukti mampu membuat sebuah rumah produksi Hollywood melirik dan tertarik angkat cerita ini menjadi sebuah film.

 

Akan tetapi rencana tersebut memperoleh sanggahan dari sutradara lain yang digandeng oleh Ivanhoe Pictures untuk menggarap film ini.

 

Sutradara Jon M. Chu ini mengutarakan ketidak setujuannya melewati cuitan di akun twitter @jonmchu :

 

“I refuse to let Hollywood #whitewashout the Thai Cave rescue story! No way. Not on our watch. That won’t happen or we’ll give them hell. There’s a beautiful story abt human beings saving other human beings. So anyone thinking abt the story better approach it right & respectfully.”

 

Malahan Jon M. Chu diberitakan telah membicarakan proyek pembuatan film ini dengan pihak mempunyai wewenang di tingkat provinsi dan nasional.

 

Selain cuma rumah produksi Hollywood dan Ivanhoe Pictures, kisah ini juga menjadi rebutan sejumlah studio yang tertarik mengangkat kisah tersebut, atau sakadar mau turut terlibat dalam pembuatannya.

 

Kondisi jadi rebutan bakal dijadikan film, gua ini juga diberitakan akan dimuseumkan.

 

Akan tetapi hal ini masih dalam tahap pembahasan.

 

Pihak pemerintah mengimau agar jangan hingga gua ini cuma sekadar jadi tempat tujuan wisata belaka.

 

ini dilaksanakan untuk melindungi para pelancong sendiri.

 

Gua ini memang mengesankan, tetapi gua ini rentan kebanjiran.

 

ini bisa diselesaikan dengan memberi peringatan yang jelas agar pengunjung berhati-hati.

 

Review Film The Outpost, Pertempuran Amerika Melawan Taliban

Review Film The Outpost, Pertempuran Amerika Melawan Taliban

Salah satu film favorit Netflix baru saja ditimbulkan kemarin. Sebuah film bertema peperangan yang diangkat dari novel non-fiksi karya Jake Tapper berjudul “The Outpost: An Untold Story of American Valor”, dan dikeluarkan pada tahun 2012 silam.

 

Film yang dikasih judul “The Outpost” ini menceritakan sekelompok tentara Amerika yang bermarkas di sebuah pos terpencil di dekat kota Kamdesh, Afghanistan yang kewalahan diserang oleh ratusan Taliban pada tahun 2009.

 

Pertempuran sengit antara Taliban dengan tentara Amerika itu tenar dengan sebutan Pertempuran Kamdesh, dan dianggap sebagai pertempuran paling berdarah untuk tentara Amerika di tahun itu. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan gambling seperti Joker123 ikut menggalang dana untuk korban-korban dari peperangan tersebut.

 

Di tengah kegelapan malam, sebuah helikopter menembus kegelapan malam dan mendarat di sebuah pos terluar tentara Amerika Serikat yang letaknya berlokasi di dasar jurang dan dikelilingi gunung tinggi. Helikopter yang ditumpangi Sersan Staf Clint Romesha (Clint Eastwood) dan rekan-rekannya itu mendarat di pos yang berada di Afghanistan Utara, sebuah tempat yang tergolong rawan diserang dari semua penjuru, sebab posisinya yang berlokasi di dasar jurang, dikepung dari bermacam sudut.

 

Menyiasati hal tersebut, Letnan Benjamin Keating (Orlando Bloom) yang menjadi kepala pos tersebut, berinisiatif untuk menjalin persahabatan dengan tetua suku setempat dan diharapkan dengan cara itu, ia bisa memotong supply senjata dan amunisi ke Taliban.

 

Tetapi tidak semudah itu menjalin persahabatan dan menjamin tidak adanya konflik. Apakah dengan cara itu pertempuran bisa dielakkan lebih jauh?

 

Film yang disutradarai Rod Lurie ini langsung memulai konflik pertamanya dengan cepat dan berlangsung sungguh-sungguh tiba-tiba, tanpa ada peringatan secara khusus dahulu. Suasana santai sesama prajurit yang sedang berbincang-bincang, dan ada sebagian prajurit sedang santai bermain game daftar ceme online di luar mendadak berubah menjadi ajang pertempuran. Mereka yang sedang bermain judi ceme online terpaksa meninggalkan permainannya dahulu untuk meredakan perperangan itu.

 

Tidak lama konflik pertama itu selesai, tetapi sebagian scene berselang, konflik dimulai lagi dan lagi-lagi semua berlangsung tiba-tiba. Hampir tidak ada jeda yang dikasih. Tensi film ini konsisten dipertahankan di tingkat medium, dengan kesiagaan tinggi hampir di semua durasi film.

 

Tiap-tiap pasukan yang bertempur, disorot dari jarak dekat, dan kamera secara intens mengikuti pergerakan sebagian individu secara konstan, untuk memandang bagaimana raut muka tegang mereka dikala dibombardir dari semua arah.

 

Dan memang close combat dalam film ini sungguh-sungguh mencekam, sehingga dikala seorang karakter intinya yang dikorbankan, hal itu akan menambah kedalaman cerita ini.

 

Tetapi sayangnya, para pemain tidak dieksplorasi lebih jauh. Kita cuma mendapatkan sedikit intermezzo di permulaan, dan seterusnya konflik terus menerus terjadi. Tidak ada ruang yang tersisa untuk mengenali sebagian karakter menarik yang ada. Sangat disayangkan hal itu tidak bisa dijalankan lebih jauh.

 

“The Outpost” lebih konsentrasi pada persahabatan yang intens, tetapi menjurus ke kasar, bukan persahabatan yang hangat dan meraba, seperti yang menonjol pada “Saving Private Ryan” (1998) atau “1917” (2019). Para prajurit menonjol sungguh-sungguh stress dan emosi menghadapi semua sesuatu yang mereka hadapi di sana, dan wajar saja kalau hal itu terjadi.

 

Tetapi memasuki peperangan itu selesai, sedikit empati dibuktikan oleh Staf Sersan Ty Carter (Caleb Landry Jones) terhadap rekan yang ia bantu dengan susah payah sebab tidak bisa berjalan. Tetapi apa yang ia tunjukkan tidak mengubah apa saja dari sekian banyak cast yang patut bisa lebih dieksplor lagi. Akhirnya rekan dari si sersan menjadi frustasi karena tidak bisa berjalan, dan berubah menjadi pemain poker atau slot secara online. Permainan poker online ini memang sangat cocok sekali untuk dia yang sudah tidak bisa berjalan dalam mengisi waktunya sehari-hari.

 

Apabila saja itu dijalankan, film ini bisa paralel dengan film-film peperangan terbaik lainnya, seperti “Black Hawk Down” (2001) maupun “The Hurt Locker” (2008).

 

Terlepas dari itu, “The Outpost” memberikan terhadap kita perspektif perang dengan intensitas tinggi. Bagaimana caranya bertahan hidup dari gempuran musuh. Tentara Amerika di sini bukan sebagai pihak aggressor, tetapi sebagai pihak yang humble, mencoba bertahan hidup di tengah lingkungan yang asing dan jauh dari mana-mana.

 

Itulah makna yang coba dipersembahkan Rod Lurie, untuk menghargai mereka yang terlibat dan gugur dalam salah satu pertempuran terhebat yang pernah dialami Amerika Serikat di Afghanistan.

 

Film ini telah bisa kita saksikan di layanan streaming Netflix.

 

Director: Rod Lurie

 

Casts: Orlando Bloom, Scott Eastwood, Caleb Landry Jones, Milo Gibson, Bobby Lockwood, Jacob Scipio, Jack Kesy, Celina Sinden, Taylor John Smith, Alexander Arnold, Will Attenborough, James Jagger

 

Duration: 123 Minutes

 

Score: 7.2/10

Ini Beberapa Fakta Menarik Dari Serial Film Greenland, Bertahan Hidup Pada Hari Kiamat

Ini Beberapa Fakta Menarik Dari Serial Film Greenland, Bertahan Hidup Pada Hari Kiamat

Setelah menunggu sekian lama, serial film Greenland akhirnya akan segera tayang dalam kurun waktu dekat ini.  Film yang mempunyai genre action dan thriller ini menceritakan seputar aksi pengorbanan sebuah keluarga Garrity untuk mencari daerah berlindungan dan sepatutnya bertahan dari musibah meteor yang datang menghancurkan muka bumi layaknya akhir zaman. Sejak musibah itu hadir, sikap dan perilaku orang orang pun turut serta berubah menjadi tidak manusiawi lagi. Apakah mereka mampu bertahan?

Selagi menunggu film tersebut yang akan segera tayang, yuk mari simak di bawah ini sebagian fakta seputar film Greenland yang sepatutnya kamu tahu.

Greenland akan tayang Agustus ini

Film Greenland pun siap akan hadir pada bulan Agustus ini. Film ini rencananya akan dijadwalkan mulai tayang pada 14 Agustus tahun 2020 ini di Amerika Serikat, lalu disusul oleh sebagian negara lainnya.

Namun jadwal tersebut bisa saja berubah mengingat kondisi saat ini yang buruk akibat dari pandemik Covid-19 yang tersebar di berbagai penjuru dan belahan dunia. Jadwal akan terus berubah jika kondisi covid tidak menjadi lebih baik, karena masyarakat sekarang lebih memilih bermain di Daftar Slot Online ini ketimbang keluar rumah untuk menonton. Banyak yang memilih bermain slot online di rumah, karena game ini sangat diyakini bisa memberikan kemenangan mudah.

Disutradarai oleh Ric Roman Waugh

Tak perlu diragukan lagi dengan keahlian Ric Roman Waugh dalam menyutradarai film action dan thriller ini. Karena, dia telah kerap kali kali menyutradarai film dengan genre seperti ini. Ada banyak karyanya yang telah berhasil mendunia, mulai dari film Felon (2008), Snitch (2013), Shot Caller (2017), dan Angel Has Fallen (2019).

Ceritanya ditulis oleh penulis film “Buried”

Burried ialah film bergenre drama, misteri, judi online dan thriller yang hits banget pada tahun 2010 lalu. Dibalik hitsnya film tersebut  ada sosok penulis sekaligus pemain Bandarqq yang berhasil bikin film tersebut meraih kesuksesan yang besar. Chris Sparling ialah sosok seorang penulis dibalik film tersebut. Pada tahun ini, dia kembali mendapatkan kesempatan emas untuk menulis cerita pada serial film Greenland. Apakah kau telah siap?

Dimainkan oleh pemeran film pria dan pemeran film wanita ternama

Tak cuma mempunyai cerita yang menarik, serial film ini terbukti juga menghadirkan para pemeran film pria dan pemeran film wanita ternama dengan bermacam-macam umur. Berikut di bawah ini daftar sebagian pemain yang hadir mengisi peran dalam serial film Greenland.

Gerard Butlrer, dikenal dari Geostrom (2017), Den of Thieves (2018), dan Angel Has Fallen (2019)

Morena Bacca, dikenal dari Serenity (2005), Spy (2015), Deadpool (2016), dan Deadpool 2 (2018)

Scoott Glen, dikenal dari The Bourne Ultimantum (2008), Sucker Punch (2011), dan The Bourne Legacy (2012)

David Denman, dikenal dari 13 Hours (2016), Logan Lucky (2017), Puzzle (2018), dan Brightburn (2019)

Joshua Mikel, dikenal dari The Walking Dead (2016-2018), Game Night (2018), dan The Purge (2019)

Kolaborasi kedua antara Gerard Butlrer dan Ric Roman Waugh sang sutradara

Siapa sangka terbukti film Greeenland antara Gerard Butler dan Ric Roman Waugh sang sutradara. Sebelumnya mereka pernah bersua melalui film Angel Has Fallen yang tayang pada tahun 2019 lalu.

Gerard Butler menjadi produser pada film ini

Ini bukan pengalaman pertama kalinya bagi Gerard Butler sebagai produser film. Sebelumnya Gerard Butler juga pernah memproduseri pada film yang dia bintangi juga, ada Olympus Has Fallen (2013), London Has Fallen (2016), Den of Thieves (2018), Angel Has Fallen (2019, dan masih ada lagi.

Seperti itulah sebagian fakta seputar serial film Greenland, aksi pengorbanan keluarga yang mencoba bertahan hidup dari keganasan akhir zaman. Apakah kamu telah siap dengan kehadiran film satu ini di bioskop?. Film ini juga bercerita tentang bintang film yang sukses bersama permainan dari poker online idn dari nol hingga bisa mendapatkan segalanya. Walau banyak yang mencibir tentang adanya cerita permainan poker online ini tapi film ini tetap memiliki penonton yang sangat banyak sekali.

Berikut  ini adalah official trailer serial film Greenland, yuk di lihat cuplikannya, selamat menonton ya.

Kamu Fans Fast & Furious ? Ini 7 Fakta Menarik Fast and Furious 9

Kamu Fans Fast & Furious ? Ini 7 Fakta Menarik Fast and Furious 9

Pada 31 Januari kemarin, Universal Pictures sah merilis trailer sekuel dari Fast and Furious 9 yang telah ditunggu-tunggu para penggemarnya. Bagi kalian yang ingin mendapatkan tiket nonton gratis perdananya dapat melakukan daftar poker online di sini sekarang.

Masih mengusung tema keluarga, Fast and Furious 9 diberi nama The Fast Saga.  F9 kali ini akan menghadirkan banyak kejutan. Apa saja itu? Berikut 7 fakta menarik seputar Fast and Furious 9, The Fast Saga.

 

  1. Bintang-bintang yang telah dipastikan akan kembali

Di film Fast and Furious 9, Vin Diesel masih menjadi tokoh utamanya sebagai Dominic Toretto yang gemar dengan mobil serta berjudi di situs Ibcbet setiap harinya. Bintang-bintang lain yang dipastikan kembali di sekuel ke-9 ini ada Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Tyrese Gibson, Chris Bridges, Nathalie Emmanuel, Helen Mirren, Charlize Theron, dan masih banyak lagi.

 

  1. Akan hadir bintang baru sebagai musuh sekalian komponen dari keluarga Dominic Toretto

Ada bintang baru yang semacam itu pencuri perhatian di film Fast and Furious 9, ialah pegulat WWE, John Cena yang akan memerankan tokoh Jakob.

Jakob akan jadi musuh utama sekalian komponen dari keluarga Dominic Toretto. Diceritakan Jakob ialah adik Dom yang telah lama sirna, dia menjadi pembunuh bayaran, pencuri dan seorang pengemudi yang andal. Tak hanya itu jakob juga suka bermain judi idn poker 88 dalam film fast and furious 9.

Jakob kembali untuk mengganggu kehidupan sekalian berupaya menjadi lebih bagus dari Dominic. Dalam film ini, Jakob dikenal akan bekerja sama dengan Cipher yang diperankan oleh Charlize Theron.

 

  1. Cardi B ikut serta serta serta dalam Fast and Furious 9

Kecuali John Cena, penyanyi sekalian rapper hot, Cardi B juga akan ikut serta serta serta meramaikan sekuel ke-9 dari Fast and Furious. Dalam akun Instagramnya, Vin Diesel men-upload sebuah video yang menunjukkan dirinya dan Cardi B seolah membuat pengumuman.

Dalam video Cardi B mengatakan, “Aku lelah, melainkan saya dapat menunggu. Aku tak akan pergi, ini akan jadi yang terbaik.”

Unggahan lain yang menunjukkan Cardi B ada di Instagram Tyrese Gibson. Pemeran Roman itu mengucapkan selamat datang di dalam caption. “Welcome to the #FASTFAMILY,” tulisnya.

Tetapi, seputar hal tersebut belum ada berita lebih lanjut mengenai peran apa yang akan dimainkan oleh Cardi B. Tonton dan peroleh kejutannya!

 

  1. Mengejutkan, Han yang diperankan Sung Kang hidup lagi dan akan hadir

Akun Instagram sah @thefastsaga men-upload poster karakter Han Lue dengan caption, “Justice is coming,”. Hastag #JusticeForHan bahkan seketika jadi trending topik di media sosial.

Sebelumnya karkter Han meninggal di sekuel Tokyo Drift saat terlibat balapan dengan Deckard Shaw. Dan di sekuel Fast Saga, peristiwa kematian Han akan disebutkan dan dia akan menuntut keadilan atas itu.

Dalam wawancara yang dikutip dari MovieWeb, Sung Kang si pemeran Han Lue mengatakan, “Kita tahu siapa dan apa Han. Dan kita sekarang lebih tua. Han ini lebih tua. Tetapi-hal yang telah kita pelajari sebagai laki-laki dalam kehidupan pribadi kita, saya harap itu dapat melampaui layar.”

 

  1. Sosok Hobbs yang diperankan Dwayne Johnson tak akan hadir

Dari sederet kejutan baru di Fast and Furious 9, Luke Hobbs yang diperankan Dwayne Johnson (The Rock) justru akan membolos. Karakter Luke Hobbs punya energi tarik tersediri dari semenjak sekuel ke-5 hingga ke-8. Info di sekuel ke-9, artis pria bertubuh kekar itu tak akan hadir.

 

  1. mengatakan sosok Paul Walker juga akan dihadirkan

paling menarik dan mengagetkan semua pihak dari sekuel Fast and Furious ke-9 ialah sosok Paul Walker.  yang memerankan Brian O’connor itu disebut-ucap akan dihadirkan kembali sesudah enam tahun usai kematiannya. Wah, jadi penasaran ya!

 

  1. Fast Saga syuting di empat negara

Di sekuel-sekuel sebelumnya, Fast and Furious selalu digarap di beraneka negara. Vin Diesel dan sahabat-sahabatnya selalu keliling dunia. Nah, di Fast and Furious 9, lokasi syuting digarap di empat negara yang berbeda, ialah Amerika Serikat, Inggris, Thailand dan Georgia. Wah, benar-benar menarik!