Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

Mulan, sebuah film yang di adaptasi dari kisah legenda China, Hua Mulan, pejuang perempuan legendaris yang menjadi panutan heroik bagi bangsa Hun pada zaman-zaman berikutnya akan diciptakan versi Live Action-nya yang rilis Maret 2020.

 

Sebelum diciptakan film versi live-action tahun 2020, kisah Mulan lebih-lebih dulu hadir tahun 1998 dalam wujud kartun dengan soundtrack-nya “I’ll Make The Man Out Of You”.

 

Film Mulan, Sebuah Kisah Pendekar Wanita Asal China

 

 

Versi animasinya bercerita seputar Kekaisaran China yang sedang diserang oleh Bangsa Hun dari utara.

 

Kemudian Kaisar mengharuskan tiap-tiap keluarga menurunkan satu pria guna meniru wajib militer. Keluarga Mulan tak mempunyai pria lain kecuali ayah Mulan.

 

Untuk menggantikan ayahnya yang sudah tua, Mulan melarikan diri dari rumah. Dia membawa peralatan dan pakaian perang milik ayahnya. Mulan berpakaian mirip seorang laki-laki supaya bisa masuk ke dalam barak pelatihan para prajurit kekaisaran China.

 

Ada sebagian hal yang berbeda antara Mulan versi kartun dengan versi live-action. Salah satu perbedaannya tersebut adalah belum munculnya naga kecil berwarna merah yang menjadi sahabat berpetualang Mulan bernama Mushu.

 

Dahulu karakter Mushu dinyatakan oleh pelawak Eddie Murphy. Selain itu, peran Li-Shang sebagai kapten yang melatih prajurit dan love interest bagi Mulan digantikan dengan peran Chen Honghui, peran baru yang tak ada dalam serial film kartun pendahulunya.

 

Diberitakan kartun film Mulan pertama menerima skor dari Rotten Tomatoes sebesar 85 persen. Sekuel animasinya dirilis tahun 2003, menyebutkan satu bulan sesudah kejadian di film Mulan.

 

Li Shang dan Mulan menerima sebuah misi rahasia dari Kekaisaran Cina pada dikala mereka sedang mempersiapkan pernikahan mereka. Mushu juga tiba-tiba berupaya memisahkan mereka berdua dengan cara menyerang Li Shang, dan adu mulut di antara Mulan dan Li Shang mengenai perbedaan di antara keduanya.

 

Sayangnya, sekuel ini tak menerima banyak perhatian dari para penonton kebanyakan.

Masih dalam website yang sama, review mengenai Mulan II menerima banyak kritikan seperti menurunnya mutu cerita, soundtrack yang tak memorable, hingga tak adanya pengembangan karakter yang terjadi dari awal hingga akhir serial film tersebut.

 

Mulan dibintangi oleh Liu Yifei. Selain itu, ada juga deretan pemeran film pria dan seniman film wanita China yang namanya sudah tak asing lagi seperti Donnie Yen, Jet Li, Gong Li, Jason Scott Lee, Yoson An, Utkarsh Ambudkar, Ron Yuan, Tzi Ma, Rosalind Chao, Cheng Pei-Pei, Nelson Lee dan Chum Ehelepola.

 

Mulan berada dalam arahan sutradara Niki Caro, dengan Chris Bender, Jason Reed, dan Jake Weiner sebagai produser. Barrie M. Osborne, Bill Kong dan Tim Coddington berperilaku sebagai produser eksekutif. Mulan berada dalam naungan studio produksi Walt Disney Pictures.

 

Film Mulan kemungkinan besar tak bisa ditonton oleh semua kalangan seperti kebanyakan film remake live-action Disney lainnya. Hal ini dikarenakan Mulan akan menerima peringkat PG-13 atau khusus bagi anak berusia di atas 13 tahun. Mulan menjadi film remake live-action pertama Disney yang menerima rating terebut.

 

Peringkat yang diberikan oleh Motion Picture Association of America itu disebabkan terdapat adegan kekerasan di dalamnya.

 

Sebelumnya, kebanyakan film live-action yang digarap ulang dari Disney menerima peringkat G (segala usia) atau PG yang berarti dengan tuntunan ayah dan bunda. Diberitakan Disney original (bukan remake) yang diberikan peringkat PG-13 yakni Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales pada 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *